Pemain Yang Pernah Menjilat Ludah Sendiri

Mungkin tidak ada yang akan membayangkan Diego Simeone atau Zinedine Zidane berada di Barcelona saat ini. Namun, itu bukan suatu hal yang aneh beberapa tahun lalu, sebelum keduanya datang ke klub mereka masing-masing.

Simeone dan Zidane pernah mengatakan hal yang bertentangan dengan jalan karirnya sekarang saat masih menjadi pemain. Mereka adalah salah satu contoh dari pemain yang berubah pikiran dari apa yang mereka ucapkan kepada media.

Siapa saja yang pesepakbola lainnya yang pernah melakukan hal tersebut dan berikut ini adalah contohnya.

  1. Rafael Marques

Pemain Meksiko ini datang ke Barcelona pada periode terbaik dalam sejarah klub. Bergabung pada tahun 2003 dan hengkang pada tahun 2010 setelah memenangkan banyak gelar di sana. Namun, masa depan Rafael Marquez bisa saja sangat berbeda karena ia berasumsi akan bermain untuk Real Madrid dalam sebuah wawancara dengan Marca. Bahkan Marque pernah berpose dengan jersey Madrid.

“Yang benar adalah saya melihat diri saya mengenakan jersey putih,” kata Marquez.

  1. Dani Guiza

Kepindahan Dani Guiza menuju Cadiz sempat membuat heboh banyak pihak pada tahun 2015. Pasalnya sang striker pernah mengatakan bahwa ia tidak akan mau mengenakan jersey dari rival Xerez – klub pertama Guiza. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika fans Cadiz tidak menyukai Guiza dan mereka mencemooh sang pemain pada saat presentasinya. Pada akhirnya Guiza meminta maaf di hari pertamanya sebagai pemain Cadiz.

“Maaf, saya sudah mengatakan banyak omong kosong.”

  1. Diego Simeone

Diego Simeone sudah menjelaskan dalam beberapa kesempatan dan yang terbaru pada pekan ini bahwa ia tidak akan melatih Real Madrid. Hal itu bisa dimaklumi mengingat ia telah menjadi idola di Atletico Madrid. Namun, sebelum bergabung dengan Los Rojiblancos, Simeone pernah bermain untuk Sevilla dan saat itu ia ternyata pernah mengatakan ingin bergabung dengan Real Madrid.

“Saya hanya akan meninggalkan Sevilla untuk pergi ke Real Madrid. Mengatakan sebaliknya akan menjadi kebohongan, dan sebagai seorang profesional itu normal saya bermimpi bermain untuk salah satu tim besar,” kata Simeone kepada Marca pada tanggal 17 April 1994.

  1. Zinedine Zidane

Zinedine Zidane adalah idola di Real Madrid – pertama karena kontribusinya sebagai pemain, dan sekarang sebagai pelatih, menjadi juara Liga Champions sebagai pemain dan pelatih. Namun sebelum bergabung dengan Los Blancos, Zidane tidak menganggap Barcelona sebagai musuh.

“Di Spanyol, ada dua tim yang ingin saya bela: Barcelona dan Real Madrid, dan di antara mereka berdua saya lebih memilih Barcelona,” kata Zidane dalam sebuah wawancara dengan Don Balon. “Keluarga saya selalu berbicara tentang Catalonia, dan ketika saya masih kecil saya punya dua tim impian: Juventus dan Barcelona Mungkin di masa depan saya bisa bermain di Camp Nou.”